Sudewi2000’s Weblog

March 10, 2009

Bungaku Maret 2009 (Bagian 1: Anggrek)

Hujan badai masih kerap melanda wilayah Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Semalam aku khawatir jika bunga-bunga yang sedang bermekaran di Maret ini rontok. Pagi-pagi, aku segera mengintip ke taman. Lega kurasa saat kulihat banyak yang masih tegak bermekaran. Beberapa memang sudah hampir layu karena sudah menjelang senja usia.

Saat kupandang dari dekat, nampak titik air masih melekat, baik di daun maupun kelopaknya. Pagi ini, 10 Maret 2009, segera kuambil kamera digital untuk mengabadikan mereka. Berikut ini, khusus anggrekku yang bermekaran di awal Maret 2009

Mulailah melongok anggrek silang ini. Katanya, dia bernama Golden Shower. Ini merupakan salah satu anggrek tercantik di tamanku. Pesona kuning keemasaannya yang membuatnya begitu memukau.

Anggrek Silang Golden Shower (Foto: Swary Utami Dewi)Anggrek Silang Golden Shower (Foto: Swary Utami Dewi)

(more…)

Advertisements

BUNGAKU FEBRUARI 2009

Sepanjang Februari 2009 lalu, aku masih saja mencoba mengintip mekarnya bunga di taman rumahku. Tak banyak mungkin yang bisa kutampilkan kali ini. Tapi inilah beberapa di antara mereka.

Anggre Bulan Halong Meratus, Kalsel (Foto: Swary Utami Dewi)

Anggrek Bulan Halong Meratus (Foto: Swary Utami Dewi)

Anggrek Hutan Meratus (Foto: Swary Utami Dewi)Anggrek Hutan Meratus (Foto: Swary Utami Dewi)

(more…)

November 18, 2008

BUNGA DI TAMANKU JULI 2008

Filed under: Gallery of Pictures — Tags: , , — sudewi2000 @ 3:24 pm

Juli. Di belahan bumi utara sedang musim panas. Sementara di selatan, dingin yang sedang merayapi bumi. Di Indonesia, tetap ada tumbuhan tropis yang berkembang. Cantik, seolah tidak terpengaruh oleh suasana apapun. Beberapa di antaranya ada di halaman rumahku. Inilah bunga kesukaanku kurun waktu Juli 2008.

Berikut ini, katanya anggrek asli Kalimantan Tengah. Aku suka karena bentuk mungilnya mirip boneka Jepang di kartun-kartun.

Swary Utami Dewi)

Anggrek Catalya Kalimantan Tengah (Foto: Swary Utami Dewi)

(more…)

October 1, 2008

UPAYA MEMBUDIDAYAKAN LUKUI, SI EKSOTIS DARI LOKSADO

10 Februari 2007

Swary Utami Dewi)

Anggrek Bulan Halong: Salah Satu Anggrek Asli Meratus (Foto: Swary Utami Dewi)

Loksado, salah satu kecamatan dalam lingkup Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, terkenal sebagai wilayah wisata di kawasan pengunungan Meratus. Menyebut Loksado bagi kebanyakan orang di Kalimantan Selatan, akan mengingatkan mereka pada air terjun, hutan yang relatif masih lebat dan kegiatan arung jeram (melanting) di Sungai Amandit. Dari Banjarbaru diperlukan waktu sekitar 3 jam untuk mencapai Kandangan, ibukota kabupaten, kemudian ditambah perjalanan 30 menit untuk sampai di Kecamatan Loksado.

(more…)

MORE THAN MERE ECONOMICS

Version: 18 December 2006

Translation by Ben Dowson
Final edit by Swary Utami Dewi

Sentarum National Park, West Kalimantan (by RIAK BUMI)

Sentarum National Park, West Kalimantan (by RIAK BUMI)

Despite sustaining extensive damage, Kalimantan’s forests are still considered a very important global resource, owing to their great biodiversity. Various kinds of animals and plants live and thrive within these forests. Certain fauna that are classified as endangered, such as the orangutan, hornbill and proboscis monkey, can still be found there. The same is true of flora such as the black orchid and ulin, a type of hardwood.
However, within the last decades, the forest’s wealth has been entirely obliterated. Non-timber forest products have been overlooked. Multistakeholder Forestry Program (MFP) stakeholders in Kalimantan have taken steps to develop the economies of the local communities based on the exploitation of non-timber forest products. Some have begun to prosper, while others are still fighting for survival. However, one important lesson has been learnt. The strengthening of local economies has opened the door to other issues such as gender, and community bargaining strength. This paper discusses what has happened in Kalimantan.

(more…)

September 30, 2008

BUKAN EKONOMI SEMATA

Versi 26 November 2006

Tulisan ini dimuat sebagai salah satu artikel di buku Tunas Bersemi di Tepi Hutan (MFP dan Info Kalimantan, 2006), hal 17-34.

Yusuf PENA INDONESIA)

Menarik Rotan, Katingan Kalteng (Foto: Yusuf PENA INDONESIA)

Hutan Kalimantan, meski telah mengalami banyak kerusakan, tetap dipandang sebagai sumber kekayaan dunia yang sangat penting karena keanekaragaman hayati. Berbagai jenis hewan dan tumbuhan hidup dan berkembang biak di dalamnya. Fauna tertentu yang sudah tergolong langka, seperti orangutan, burung enggang dan bekantan, masih bisa dijumpai. Demikian pula floranya seperti anggrek hitam dan ulin.

Yusuf PENA INDONESIA)

Kayu Tebangan, Katingan Kalteng (Foto: Yusuf PENA INDONESIA)

Namun, dalam beberapa dasawarsa terakhir, kekayaan hutan direduksi menjadi kayu belaka. Hasil hutan bukan kayu menjadi terpinggirkan. Para mitra Multistakeholder Forestry Program atau Program Kehutanan Multipihak di Kalimantan melakukan upaya pengembangan ekonomi masyarakat berbasis hasil hutan bukan kayu. Beberapa menunjukkan perkembangan, lainnya masih harus terus berjuang. Namun, ada hal penting yang dipelajari. Penguatan ekonomi masyarakat sekitar hutan melalui hasil hutan bukan kayu dijadikan pintu masuk isu-isu lainnya, seperti jender dan penguatan posisi tawar masyarakat. Inilah yang terjadi di Kalimantan.

(more…)

CREDIT UNION, MUNGKINKAH SEBAGAI EMBRIO COMMUNITY FOUNDATION

12 November 2006

Bertahan Hidup dari Menggosok Rotan

Bertahan Hidup dari Menggosok Rotan, Perempuan Kutai Barat, Kaltim (Foto: Swary Utami Dewi)

Kalimantan terkenal sebagai salah satu pulau terkaya di Indonesia. Dari sektor kehutanan misalnya, hasil hutan terutama kayu, menyumbang tinggi pada pendapatan nasional. Berbagai kekayaan tambang dan mineral lain seperti minyak, gas, emas dan batubara juga menghiasi pulau ini. Namun sayang, kemiskinan di pulau ini masih tercatat cukup tinggi. Data 2004 dari berbagai sumber menunjukkan angka kemiskinan di masing-masing propinsi berkisar antara 12 – 30% dari total jumlah penduduk di tiap propinsi.

(more…)

MERATUS TETAP BERTAHAN

Meratus, Kalsel, 28 Oktober 2006

Sejak tanggal 28 malam, aku dan beberapa teman dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Adat (LPMA) Kalsel berangkat menuju Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel. Sesudah menginap semalam di hotel setempat, esok pagi perjalanan ke Meratus dilanjutkan. Satu setengah jam kemudian, sampailah kami ke Balai Batu Kambar. Kemudian naik ke atas, menuju kantor Credit Union (CU) Bintang Karantika Meratus, lembaga keuangan simpan pinjam yang didirikan masyarakat Meratus dan melayani lebih dari 70 balai atau kampung adat di sana. (more…)

Blog at WordPress.com.