Sudewi2000’s Weblog

March 15, 2010

Batik Tulis Lasem: Bertahan pada Tradisi

Rembang, Minggu, 14 Maret 2010

Gila batik makin kurasakan saat aku berada di salah satu daerah penghasil batik tulis di pesisir utara Jawa Tengah. Pecinta batik pasti tidak asing dengan batik Lasem. Lasem yang terletak di Kabupaten Rembang ini, masih berupaya mempertahankan tradisi tulisnya. Aku bersemangat menjelajah showroom batik Santoso, salah satu home industry batik tulis, yang terkenal menjual batik dengan harga cukup murah dan kualitas bagus dibandingkan produsen batik tulis lain di kabupaten ini.

Seorang pembatik sedang menorehkan karyanya (Foto: Swary Utami Dewi, Maret 2010)

(more…)

Kembali ke Rembang: Kuliner, Batik, Rumpi Bahagia dan Ketoprak

Rembang, Sabtu, 13 Maret 2010

Hari ini kembali menyenangkan. Aku terbangun cukup pagi. Sesudah mandi, Eni masuk ke kamar dan mengobrol. Dia terbahak melihat sajadahku yang mengarah ke utara, kemudian membenahi ke arah barat.

Sesudah mengeluarkan beberapa baju yang dirasa muat di badan — maklum, Eni baru melahirkan putri keduanya Safwa tiga bulan lalu sehingga berat masih merupakan ”masalah” — aku langsung mengusulkan hari ini bisa di isi dengan kegiatan melihat-lihat batik Lasem, batik khas rembang dilanjutkan dengan menyantap makanan khas sini.

Penjahit favoritku, Mbak Titin, di workshopnya yang juga menjual batik tulis Lasem (Foto: Swary Utami Dewi, Maret 2010)

(more…)

KEMBALI KE REMBANG: HANGATNYA SAMBUTAN

Rembang, Jumat, 12 Maret 2010

Sudah cukup lama aku tidak menulis. Berbulan-bulan mungkin. Serasa ada yang tidak bisa menggerakkan tangan. Dan saat aku baru menginjak kaki ke Rembang, hari pertama, tiba-tiba aku ingin menulis. Dan hari kedua di kota pinggir pantai utara Jawa  ini, akupun kembali tergerak untuk menulis.

Ibu Cholil Bisri memangku Safwa, anak ke-2 Yaqut dan Eni (Foto: Swary Utami Dewi, Maret 2010)

(more…)

September 13, 2009

JELAJAH PARIS (3): ARC DE TRIOMPHE

Mei 2008

Arc de Triomphe

Arc de Triomphe merupakan monumen paling terkenal di Prancis. Terletak di pusat Place Charles de Gaulle, monumen ini juga terkenal dengan nama  “Place de l’Étoile”. Jika kita berjalan menyusuri Champs-Élysées, bangunan ini berada di ujung bagian barat.

Arc de Triomphe di Malam Hari (Foto: en.wikipedia.org)

Arc de Triomphe di Malam Hari (Foto: en.wikipedia.org)

Bersama Yani dan Ela di Depan Arch de Triomph (Foto: Wahyu ISS, Mei 2008)

Bersama Yani dan Ela di Depan Arch de Triomphe (Foto: Wahyu ISS, Mei 2008)

(more…)

TORAJA YANG MEMPESONA (3): BATUTUMONGA DAN BORI

Mei 2007

Batutumonga

“Jika ingin menikmati keindahan Tana Toraja dari ketinggian, pergilah ke Batutumonga”. Demikian pesan seorang kawan kepadaku ketika tahu aku akan ke Toraja. Karena itu, dari Lokomata, yang terletak di lereng Gunung Sesean, beranjaklah aku dan beberapa teman, dengan mobil, mendaki sampai ke Batutumonga.

Di sepanjang jalan berliku dan mendaki, pemandangan cantik menjadi suguhan mempesona. Aku juga sempat terpana menyaksikan sorot ekspresif wajah seorang perempuan tua Toraja yang kutemui di jalan.

Perempuan Toraja di Wilayah Sesean (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)Perempuan Toraja di Wilayah Sesean (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Pemandangan dari Batutumonga (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)Pemandangan dari Batutumonga (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

(more…)

TORAJA YANG MEMPESONA (2): LEMO DAN LOKOMATA

Mei 2007

Lemo

Lemo adalah tempat pekuburan dinding berbatu. Letaknya di Desa Lemo. Disebut Lemo, karena pekuburan batu utama memiliki dinding yang berkerut-kerut seperti kulit jeruk atau lemo dalam bahasa setempat. Diperkirakan ada sekitar 75 buah lubang batu kuno di tempat ini. Di dalam lubang-lubang batu tersebut juga ditemui patung-patung dari mereka yang sudah meninggal dan dimakamkan di sini (tau-tau).

Salah Satu Pekuburan Batu di Desa Lemo (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Pekuburan Batu di Desa Lemo (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

(more…)

JELAJAH PARIS (2): EIFFEL DAN PALAIS DE CHAILLOT

Mei 2008

Selama menjejaki Paris secara singkat Mei 2008 lalu, beberapa sudut kota cantik tersebut berhasil kujelajahi. Berikut ini masih sedikit tentang Eiffel dan kemudian, Palais de Chaillot.

Eiffel lagi…

Yang satu ini menjadi ikon utama Paris: Menara Eiffel. Walaupun mendung pagi menyelimuti, keinginan untuk berlama-lama depan Eiffel tidak mampu terbendung. Dingin bukan masalah.

Menara Eiffel di Belakang (Foto: Wahyu ISS, 13 Mei 2008)

Menara Eiffel di Belakang (Foto: Aga ISS, Mei 2008)

(more…)

August 24, 2009

TORAJA YANG MEMPESONA (1): KE’TE’ KESU’ DAN LONDA

Mei 2007

Aku dan dua sahabat, Erni dan Salma, memutuskan untuk menghabiskan waktu selama 2 hari 1 malam di Toraja. Dari Makassar, kami mengendarai mobil sejauh 7-8 jam melalui jalan yang berkelok-kelok. Perjalanan sejauh 350 km ke arah utara dari ibukota provinsi Sulawesi Selatan, pada awalnya terasa melelahkan. Namun menyaksikan keindahan alam di sepanjang perjalanan, membuatku yang terkadang mabuk darat, menjadi merasa begitu fit dan siap untuk menjelajahi Tana Toraja. Salah satu yang menarik sebelum memasuki Toraja adalah pemandangan Gunung Nona di sebelah kanan jalan.

Gunung Nona (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Gunung Nona (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Rumah Adat Tongkonan di Kete' Kesu' (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Rumah Adat Tongkonan di Ke’te’ Kesu’ (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

(more…)

August 13, 2009

RAMA MENCARI KASTIL

10 Agustus 2009.

Anak bungsuku, Rama, nampak begitu girang mulai dari pesawat lepas landas dari Banjarmasin, sampai mendarat di Cengkareng. “Rama mau melihat kastil,” tegasnya berulang-ulang. Permintaan yang membuatku garuk-garuk kepala memikirkan apakah ada tempat serupa kastil di Jakarta.

Rama Sedang Menjelajah "Kastil" (Foto: Swary Utami Dewi, Agustus 2009)

Rama Sedang Menjelajah “Kastil” (Foto: Swary Utami Dewi, Agustus 2009)

(more…)

August 9, 2009

MARI BERKUNJUNG KE KABUPATEN WONOSOBO

Ditulis 9 Agustus 2009

Wonosobo.

Beberapa kali aku mengunjungi Wonosobo untuk keperluan pekerjaan. Kabupaten yang terletak di Jawa Tengah ini bisa ditempuh lewat jalan darat sekitar 2-3 jam dari Yogyakarta. Daerah ini terletak cukup tinggi dari permukaan laut dan sebagian besarnya merupakan wilayah pegunungan. Di bagian timur misalnya, bisa dijumpai dua gunung berapi: Sindoro dan Sumbing. Sementara, di bagian Utara terdapat Gunung Prahu yang merupakan bagian dari Dataran Tinggi Dieng. Tidak heran jika baru memasuki Wonosobo, udara sejuk langsung menyergap. Hotel dan penginapan di Wonosobo karenanya, tidak lagi memerlukan penyejuk udara. Salah Satu Sudut Kota Wonosobo (Foto: Azharuddin, Juni 2006)

Salah Satu Sudut Kota Wonosobo (Foto: Azharuddin, Juni 2006) (more…)

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.