Sudewi2000’s Weblog

January 23, 2011

Perubahan Iklim: Kaum Muda Bisa Berbuat

Sejak 1990-an, pembicaraan mengenai sebab dan dampak perubahan iklim mulai dibicarakan. Isu ini telah mendunia dan mendapat perhatian khusus di mana-mana. Ini dilakukan karena ternyata perubahan iklim bukan lagi merupakan “berita” saja. Dampaknya sudah mulai terasa. Dalam konteks Indonesia misalnya, di beberapa tempat seperti Kalimantan Selatan sepanjang tahun 2010 tercatat hujan turun sepanjang tahun, sehingga “musim kemaraupun” disebut sebagai kemarau basah karena hujan selalu turun.

Foto presenter dari The Climate Project bersama Al Gore, 9 Januari 2011

Menyadari tentang bahaya perubahan iklim bagi manusia dan bumi, penyadaran tentang perubahan iklimpun semakin digalakkan. Kesadaran tentang dampak perubahan iklim mulai terjadi di mana-mana. Penyadaran, kebijakan maupun tindakan untuk mencegah atau meminimalisir penyebab (mitigasi) maupun untuk antisipasi dampak mulai dilakukan. Hal ini didorong oleh pemerintah maupun komunitas. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan,misalnya, menggalakkan Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon di seluruh Indonesia, sementara Pemda DKI mulai memikirkan sarana transportasi yang lebih ramah lingkungan. Di tempat lain, komunitas juga bergerak. Di Dusun Teluk Lombok di Taman Nasional Kutai (Kalimantan Timur), misalnya, dalam beberapa tahun terakhir masyarakatnya sudah melakukan penanaman bakau mandiri di sekitar wilayahnya.

Akan halnya kaum muda, mereka juga selayaknya dapat berkontribusi baik dalam melakukan mitigasi maupun antisipasi dampak perubahan iklim. Khususnya dalam menahan laju perubahan iklim, beberapa hal sederhana dapat dilakukan oleh kaum muda, dimulai dari diri dan lingkungan sendiri. Hal yang paling mudah misalnya, menjalani gaya hidup pro-lingkungan seperti mengurangi pemakaian kendaraan yang mengeluarkan emisi gas rumah kaca, mengurangi pemakaian listrik dan air dan mengurangi sampah pribadi. Dalam lingkup kerja dan komunitas, kaum muda juga bisa menjadi inisiator dan pendorong perubahan misalnya mendorong komunitas bersepeda ke kantor, pengurangan pemakaian kertas, pemisahan sampai berdasarkan jenisnya dan penggalakan penanaman pohon.

Pendek kata, banyak hal yang bisa dilakukan oleh kaum muda, dimulai dari diri dan lingkungannya. Tidak ada kata tidak bisa dan terlambat untuk berbuat kebaikan bagi diri sendiri dan bumi ini.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: