Sudewi2000’s Weblog

August 24, 2009

TORAJA YANG MEMPESONA (1): KE’TE’ KESU’ DAN LONDA

Mei 2007

Aku dan dua sahabat, Erni dan Salma, memutuskan untuk menghabiskan waktu selama 2 hari 1 malam di Toraja. Dari Makassar, kami mengendarai mobil sejauh 7-8 jam melalui jalan yang berkelok-kelok. Perjalanan sejauh 350 km ke arah utara dari ibukota provinsi Sulawesi Selatan, pada awalnya terasa melelahkan. Namun menyaksikan keindahan alam di sepanjang perjalanan, membuatku yang terkadang mabuk darat, menjadi merasa begitu fit dan siap untuk menjelajahi Tana Toraja. Salah satu yang menarik sebelum memasuki Toraja adalah pemandangan Gunung Nona di sebelah kanan jalan.

Gunung Nona (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Gunung Nona (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Rumah Adat Tongkonan di Kete' Kesu' (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Rumah Adat Tongkonan di Ke’te’ Kesu’ (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Ke’te’ Kesu’

Ke’te’ Kesu’ adalah obyek wisata yang populer di Toraja.  Obyek wisata ini terletak di kampung Bonoran yang berjarak sekitar 4 km dari Kota Rantepao dan telah ditetapkan sebagai salah satu Cagar Budaya.

Di komplek ini juga ditemukan beberapa kubur khas Toraja. Yang dimakamkan di sini masih terhitung saudara dan sanak famili.

Kubur di Ke'te' Kesu' (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Kubur di Ke’te’ Kesu’ (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Makam Lainnya di Ke'te' Kesu' (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007

Makam Lainnya di Ke’te’ Kesu’ (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Foto dari Sanak Keluarga yang Dimakamkan di Ke'te' Kesu' (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Foto dari Keluarga yang Dimakamkan di Ke’te’ Kesu’ (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Londa

Londa merupakan tempat pekuburan dinding berbatu. Letaknya di Desa Sandan Uai, Kecamatan Sanggalangi’, sekitar 7 km dari Rantepao ke arah selatan.

Peti-peti Kayu di Londa (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Peti-peti Kayu di Londa (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Londa adalah kuburan alam purba di mana di dalamnya ditemukan gua-gua dengan banyak tengkorak kepala manusia. Di bagian lain juga bisa ditemukan Erong, semacam peti dari kayu yang sudah berusia tua, puluhan banyaknya, dan dipenuhi tulang dan tengkorak para leluhur.

Salah Satu Sudut Gua di Londa (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Salah Satu Sudut Gua di Londa (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Di beberapa sisi gua juga ditemukan deretan patung-patung kecil (yang dalam bahasa lokal disebut tau-tau). Tau-tau ini sekaligus menandakan mereka-mereka yang telah dimakamkan dengan upacara adat tertinggi di wilayah tersebut. Tidak semua yang dimakamkan dibuatkan tau-tau. Hanya yang memenuhi syarat dan kriteria tertentu sajalah yang dibuatkan tau-tau yang bentuk rupanya persis seperti si almarhum/almarhumah.

Beberapa Tau-tau (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

Beberapa Tau-tau (Foto: Swary Utami Dewi, Mei 2007)

2 Comments »

  1. rasanya aku mau ke toraja….

    Comment by rikman — October 24, 2009 @ 1:16 am

  2. bagus banget!!!

    Comment by sherlomes — January 27, 2010 @ 6:41 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: