Sudewi2000’s Weblog

April 2, 2009

JELAJAH PARIS (BAGIAN 1): EIFFEL, FINALLY I CAME

Suatu hari menjelang pertengahan Juni 2008, angin masih bertiup dingin di Eropa Barat. Aku mengancingkan overcoat dan menutup leher dengan syal. Meski musim panas mulai menjelang, udara masih terasa begitu dingin menusuk. Hampir subuh, perlahan bus Eurolines yang membawa aku dan empat teman lain (Wahyu, Aga, Ela dan Yani) dari Den Haag mulai memasuki Paris, Perancis.

Paris, Finally I Came (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Eiffel, Finally I Came (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Depan Menara Eiffel, Jelang Jam 6 Pagi (Foto: Wahyu ISS, Juni 2008)

Depan Menara Eiffel, Jelang Jam 6 Pagi (Foto: Wahyu ISS, Juni 2008)

Sendiri Berlatar Eiffel (Foto: Wahyu ISS, Juni 2008)

Sendiri Berlatar Eiffel dan Mendung Pagi Kelabu (Foto: Wahyu ISS, Juni 2008)

Perjalanan enam jam dari Den Haag ke Paris terasa begitu lama. Bukan apa-apa, semangatku untuk melihat Paris membuat jarak beberapa jam menjadi terasa panjang. Akhinya menjelang subuh, supir mengumumkan dalam bahasa Inggris, Belanda dan Perancis bahwa kami mulai memasuki Paris. Bergegas aku membangunkan Ela yang tampak masih kuyu.

Belum lagi pukul 6, dari terminal bis di Bagnolet, kami berencana melanjutkan dengan Metro, sejenis kereta api bawah tanah. Melihat mesin karcis yang memakai petunjuk dasar bahasa Perancis, beberapa turis berkebangsaan India yang sedari tadi mencoba, mundur teratur. Aku memberanikan diri mengutak-atik, mencoba mengingat bahasa Perancis yang sudah lama kutinggalkan. Akhirnya, kami berhasil. Lima tiket Metro sudah di tangan.

Peta Jalur Metro di Paris (Foto: Wahyu ISS, Juni 2008)

Peta Jalur Metro di Paris (Foto: Wahyu ISS, Juni 2008)

Ke mana tujuan kami? Aku tidak ingat persis ke mana, tapi tentu saja yang paling ingin dilihat untuk pertama kali adalah Menara Eiffel. Udara begitu dingin, perut mulai terasa lapar. Keluar dari stasiun bawah tanah tidak jelas yang mau dituju. Tapi kami bersepakat ke arah kiri.

Saat keluar dan menolehkan kepala, ya Allah, kamu semua melonjak kegirangan. Menara Eiffel tepat terlihat dengan megah di sebelah kiri, begitu menjulang. Lalu, mulailah petualangan singkat kami sehari penuh ke beberapa tempat menarik dan terkenal di kota yang memiliki penduduk sekitar 11 juta jiwa ini.

Menara Eiffel

Tentu saja ini yang menjadi maskot andalan Perancis. Mmh, mungkin seperti Monumen Nasional atau Monas di Jakarta kali ya. Eiffel, yang diberi nama mengikuti nama perancang dan konstruktornya, Gustave Eiffel, menjulang megah setinggi 324 meter dan terletak dekat dengan Sungai Seine.

Menara yang paling banyak dikunjungi di dunia ini didirikan untuk memperingati Revolusi Perancis dan diresmikan pembukaannya pada tahun 1889. Berarti, sudah berdiri lebih dari 100 tahun. Yang unik, konstruksi Eiffel terdiri dari besi baja yang terbilang tidak terlalu besar, tapi terbukti begitu kokoh menyangga karena kecerdasan sang konstruktor.

Salah Satu Kubah Baja Penyangga Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Salah Satu Kubah Baja Penyangga Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Bagian Bawah Eiffel (Foto: Wahyu ISS, Juni 2008)

Bagian Bawah Eiffel (Foto: Wahyu ISS, Juni 2008)

Seorang teman memutuskan untuk tidak naik. Jadi hanya kami berempat yang naik dengan sebelumnya membayar 12 Euro untuk bisa naik sampai ke lantai tiga Eiffel.

Papan Pengumuman Tarif Naik ke Eiffel (Foto: Wahyu ISS, Juni 2008)

Papan Pengumuman Tarif Naik ke Eiffel (Foto: Wahyu ISS, Juni 2008)

Di bagian dalam Eiffel di tingkat tiga, kita bisa menemui patung-patung yang ditempatkan di ruang berdinding kaca. Aduh, menyesal aku tidak sempat mencari tahu, patung siapa dan sedang beraktifitas apa mereka. Tapi dugaanku, jangan-jangan merekalah tim yang merancang dan mendirikan menara megah ini. Aku mengamati mereka. Persis seperti manusia hidup. Hi… Agak-agak membuat bulu kuduk berdiri saking miripnya.

Salah Satu Patung di Ruang Kaca Lantai 3 Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Salah Satu Patung di Ruang Kaca Lantai 3 Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Patung Lain yang Ada di Lantai 3 Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Patung Lain yang Ada di Lantai 3 Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Di dinding, nampak beberapa foto bendera kebangsaan negara-negara terpampang. Wah, senang melihat ada gambar bendera Indonesia disertai keterangan berapa km jauhnya Jakarta dari Paris.

Gambar Bendera Indonesia di Dalam Menara Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Gambar Bendera Indonesia di Dalam Menara Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Sekarang, mendekatlah ke jeruji yang menjadi batas pengaman Eiffel, melongoklah ke bawah. Wow, semuanya menjadi begitu luar biasa. Bayangkan..! Kita bisa melihat berbagai hal jauh di bawah sana, seperti Sungai Seine, distrik di Paris, Musee de l’Armee dan de Chaillot.

Pemandangan Paris dari Puncak Tertinggi Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)Pemandangan Paris dari Puncak Tertinggi Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Sungai Seine dari Atas Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Sungai Seine dari Atas Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Beberapa Jembatan yang Melintasi Sungai Seine (Foto: Swary Utami Dewi)Beberapa Jembatan yang Melintasi Sungai Seine (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Jembatan Melintasi Sungai Seine Menuju de Chaillot (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)Jembatan Melintasi Sungai Seine Menuju de Chaillot (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

De Chaillot dari Puncak Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

De Chaillot dari Puncak Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Grand Palais dan Petit Palais dari Atas Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Grand Palais dan Petit Palais dari Atas Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Musee de l'Armee dari Atas Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Musee de l’Armee dari Atas Eiffel (Foto: Swary Utami Dewi, Juni 2008)

Eiffeil memang luar biasa menaik dan romantis. Pantaslah jika tempat ini dikunjungi paling tidak 6 juta orang setiap tahunnya.

3 Comments »

  1. Aduh jadi ngebet banget pengin ke Paris..

    Comment by eiffelsakura — July 30, 2009 @ 7:55 am

  2. Ohhh..
    C’est magnifique..
    Je veux bien aussi aller a Paris..

    Comment by Mademoiselle Emy — October 16, 2009 @ 6:20 am

  3. wow….!!!!!!!!!
    keren bgt gto,..

    Comment by tya — November 10, 2009 @ 4:17 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: