Sudewi2000’s Weblog

February 8, 2009

BELAJAR DARI ANAK: RAMA ARSYA ATSIL BUANA

Filed under: Gallery of Pictures, Gender, KIDS - ANAK-ANAK — Tags: , , — sudewi2000 @ 5:48 pm

Banjarbaru, 8 Februari 2009

Tidak ada yang begitu melegakan ketika menyaksikan bungsuku mulai lancar berbicara. Jika Ara sudah bisa berkata-kata sejak usia 13 bulan dan Alif sejak 2 tahun, Rama tergolong agak lambat bicara. Maka, saat dia sudah bisa berkomunikasi dengan cukup baik, rasa syukurlah yang kurasakan.

Rama Arsya Atsil Buana, Januari 2009)

Warna (Karya: Rama Arsya Atsil Buana, Januari 2009)

Rama Arsya Atsil Buana, Januari 2009)

Hitam Putih (Karya: Rama Arsya Atsil Buana, Januari 2009)

Swary Utami Dewi, Januari 2009)

Rama Asyik dengan Buku (Foto: Swary Utami Dewi, Januari 2009)

Saat Rama belajar mengenal huruf, dengan tekun memelototi gambar dan tulisan di buku ataupun majalah, aku tahu dia memiliki minat yang serupa dengan dua kakaknya: kegemaran akan buku. Maka, saat melihat episode Dora Emon, Pengetahuan Anak, Avatar atau apapun yang menimbulkan daya tariknya, dia akan segera berekspresi. Kadang dia tertawa geli melihat gambar Nobita yang nampak panik atau Aang tokoh di Avatar yang sedang bingung.

Rama Arsya Atsil Buana, Januari 2009)

Semprot Warna-Warna (Karya: Rama Arsya Atsil Buana, Januari 2009)

Bocah bermata bulat tajam ini juga sangat menggemari lukisan. Maka karena dialah aku mengoleksi beberapa gambar kecil replika beberapa pelukis seperti Dali dan Da Vinci. Buku serial sederhana tentang Da Vinci menjadi favorit Rama. Monalisa kurasa menjadi perempuan terfavoritnya karena Rama langsung akan berteriak kencang: Monalisa! saat melihat perempuan dengan senyum misterius itu.

Saat Rama iseng membuka buku tentang lukisan Salvador Dali, dia minta dikomentari satu persatu. “Itu punya Mamah,” demikian pekik takjubnya saat melihat lukisan “Persistence of Memory” dalam buku yang memang persis sama dengan replikanya yang kubeli di Mexico City beberapa tahun lalu. Lukisan yang ada di dinding rumah kemudian diperhatikannya dengan seksama.

Rama, yang baru saja mau memotong rambutnya beberapa hari lalu ini, memiliki banyak kekuatan yang mencengangkan. Perasaannya halus sehingga bahasa hatilah yang membuatnya tergerak. Saat bermain luncuran di restoran cepat saji, dia akan menghentikan geraknya dengan sigap menghindari tabrakan dengan anak yang tepat di depannya. Dia juga dengan cekatan mencoba membujuk seorang anak yang entah kenapa menangis saat bermain. Kemampuan Rama bersosialisasi membuatku takjub.

Rama juga suka menggambar. Coretannya tidak hanya di kertas tapi juga di media lain seperti papan tulis. Beberapa bulan terakhir, sejak mulai mengenal komputer, bocah 5 tahunku ini mulai melatih tangannya menoreh dengan mouse di layar komputer. Beberapa hasil karyanya kusenangi karena begitu unik kurasa.

Satu lagi, Rama sangat menyukai boneka. Berbagai jenis telah menjadi koleksinya. Tapi dari semua itu, Pooh-lah yang paling disukai. Dari bentuk yang sebesar kepalan tangan, sampai sebesar anak usia 2 tahun. Gulingnya pun berbentuk Pooh. Aku sesekali memperhatikan bentuk pipi dan mata Pooh serta warna merah kuningnya yang menyala. Mmh, memang menarik ku rasa. Maka, Pooh dan kawan-kawannya: Tigger, Piglet, Rabbit dan Owl menjadi sahabat setia teman tidurnya. Tidak ketinggalan favorit lainnya seperti Dora menjadi bagian dari dirinya.

Rama, yang gemar berpose saat melihat kamera, membuatku banyak belajar tentang pentingnya mengutamakan kekuatan diri dan mengembangkan kreatifitas. Belajar peka dan menyayangi juga menjadi bagian penting dalam hidup manusia. Itulah yang kulihat dari Rama.

Swary Utami Dewi, Februari 2009)

Rama dan Para Boneka (Foto: Swary Utami Dewi, Februari 2009)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: