Sudewi2000’s Weblog

November 30, 2008

ANAK-ANAKKU NOVEMBER 2008

Saat waktu pulang ke rumah tiba, sesudah beberapa hari berkeliling dari satu tempat ke tempat yang lain, adalah hal paling menarik melihat tingkah polah ketiga anakku. Rama menyambut dengan pelukan dan memberi beberapa kuntum bunga yang dipetik. Rama yang kerap bergaya jenaka jika aku sedang memotret bunga, kadang meminta untuk difoto pula. Karenanya, saat dia menyambutku dengan beberapa petik bunga, aku merasa dia tahu apa yang cukup kusukai: memotret bunga.

Swary Utami Dewi)

Ketiga Anakku Asyik Dengan Bacaan Masing-Masing (Foto: Swary Utami Dewi)

Ketika aku bermain zuma di sela-sela flu berat yang sedang menyerangku, Rama duduk mendekat. Memperlihatkan kamus Inggris Indonesia bergambar , dia minta dibacakan satu persatu kata-kata yang ada di setiap gambar. Bocah kecilku yang berusia 5 tahun lebih sedikit ini, nampak begitu bersemangat memperhatikan setiap ucapan dan mencoba menirukannya sebaik mungkin. Aku bersyukur melihat Rama juga memiliki antusiasme yang luar biasa terhadap buku, sama seperti kedua kakaknya.

Swary Utami Dewi)

Gaya Unik Rama Berfoto (Foto: Swary Utami Dewi)

Beranjak ke anak keduaku, putriku satu-satunya Ara. Beberapa hari ini dia banyak bercerita tentang keinginannya agar aku bisa datang saat bagi raport. “Rama dibawa ya Mah. Ara sering cerita ke teman-teman betapa lucunya Rama.” Aku tahu betapa Ara sangat menyayangi Rama. Begitu pula sebaliknya. Jika Ara pergi menyelinap ke rumah para sepupunya yang tidak begitu jauh dari rumahku, Rama yang biasanya paling sibuk menemani. Kehilangan Ara bagi Rama adalah sesuatu yang paling tidak disukainya. Sering Ara harus bersijingkat diam-diam keluar, agar Rama tidak tahu. Jika Rama melihat, biasanya dia akan berteriak, “Kakak pulang, di luar panas.” Dan Ara lebih sering tidak tega mendengar teriakan adiknya dan memilih untuk kembali lagi ke rumah.

Swary Utami Dewi)

Keakraban Ara dan Rama (Foto: Swary Utami Dewi)

Ara memang nampak terlihat lebih paham dan dewasa dibandingkan usianya yang baru menginjak 7 tahun September lalu. Gadis kelas dua SD ini sangat mudah berempati terhadap binatang, terhadap sesama. Perkataan yang dilontarkannyapun kerap kritis, melampaui usianya. Beberapa saat lalu ketika para pelaku teroris bom Bali diberitakan dihukum mati karena perbuatannya, Ara bertanya polos kenapa mereka dihukum mati. “ Oh, mereka tidak boleh membunuh, itu salah,” ujarnya.

Sesaat kemudian dia bertanya lagi, “Tapi jika mereka juga dihukum mati, apakah memang seperti itu? Nanti para penembaknya dihukum mati juga gak Mah, kan mereka juga sudah menembak dan membunuh?” Aku kerap harus berfikir keras untuk menjawab pertanyaannya agar bisa dimengerti dan tidak membingungkannya. Jujur aku kerap kebingungan menjawabnya.

Swary Utami Dewi)

Alif yang Selalu Ingin Tahu (Foto: Swary Utami Dewi)

Lain lagi dengan si sulung, Alif. Kegemaran membaca berpadu dengan kelihaian bermain bermacam game menjadi keunikan tersendiri. Alif tetap gemar membaca buku, tidak bergeming sedikitpun. Kadang dia bisa tertawa sendiri membaca apa yang tertulis di dalam buku. Si ikal ini memadukan kesukaan membacanya dengan kegemaran bermain game untuk membangun strategi dalam mempertahankan suatu negara. Terkadang, beberapa kali dalam seminggu dia juga menuangkan fantasi uniknya dalam bentuk cerita.

Ketiga anak inilah yang selalu membuat ceria hidupku dengan segala macam tingkah pola mereka. Terkadang mengesalkan, tapi lebih sering menyenangkan. Mereka pulalah yang bisa tetap menjaga spirit hidupku untuk berbuat lebih baik, menjaga rasa ingin tahu dan bersikap apa adanya. Kadang memang kita harus belajar banyak dari anak.

3 Comments »

  1. Ibu sy jd igt waktu ank2 dl.. tiap ada tukang jajanan yg lewat, slalu mnt dibeliin, tp ga pnh dimakan🙂
    trs aku suka bgt nyuri duit.. padahal ga pnh diajarin lho sm ortu..
    Tp udh gede aku jd makin tau seberapa besar syg mrk n pgn ganti rugi semuanya, walau ga mgkn utk aku bls semuanya!!
    bagiku: surga itu ada di keluargaku..
    1 aj ilang, jd gak sempurna.
    Mau ayah ato ibu.. ke2-nya surga utkku..

    Comment by luck13y — December 1, 2008 @ 3:12 am

  2. Assalamualaikum..
    Ka Tami apa kabar?wah alif, ara + rama udah besar ya..lama aku nggak main ke banjarbaru
    oh iya, nama anaku Arniza Fitra Shofiyyah..
    nanti klo ke Palangka main2 kerumah..oke salam aja buat suami sama anak2, Wassalamualaikum

    Comment by Adi Rahman, ST — December 16, 2008 @ 5:17 am

    • Hai Adi,

      Apa kabar? Sorry baru balas. Ditunggu nih kedatanganmu dan keluarga di Banjarbaru

      Wassalam,
      Tami

      Comment by sudewi2000 — February 21, 2009 @ 3:48 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: