Sudewi2000’s Weblog

November 29, 2008

AWAL JULI 2008 DALAM HIDUPKU

Filed under: My Self — Tags: , , — sudewi2000 @ 1:58 pm
Ganjar, 2008)

Aku dan Sahabatku Rara (Foto: Ganjar, 2008)

Ditulis 9 Juli 2008

Apa yang kudapat sepanjang awal Juli ini? Sisa perjalanan ke Eropa selama sebulan masih menyisakan kenangan. Tiba-tiba rasanya kaki masih menjejak pelataran hostel untuk kemudian berjalan cepat 10 menit ke Institute of Social Studies, Den Haag, hampir setiap pagi selama sebulan. Tiba-tiba mau muntah duduk di Damri karena terkena macet 3 jam menuju Lebak Bulus. Kalau gak Rara sahabatku akan pergi ke Swiss dan Swedia selama 3 bulan, mau rasanya aku turun di jalan dan duduk berselonjor di pelataran Masjid Agung Al Azhar, Jakarta.

Tiba-tiba di awal Juli ini aku begitu excited, senang karena menemukan beberapa teman lama akan muncul dan bertemu dalam Diskusi Refleksi Seabad M. Natsir di Jakarta dalam beberapa hari mendatang, tepatnya 15 Juli 2008, dan dalam sebuah konferensi internasional Antropologi di Banjarmasin pertengahan Juli nanti. Lalu, aku juga menjadi begitu bersemangat menelusuri perkembangan Kawal Borneo Community Foundation (KBCF) yang mulai meluaskan sayap ke Kalimantan Selatan dan Tengah. Kemudian, menemukan keasyikan ketika melakukan live talk show di TV milik pemerintah tentang pembangunan desa. Mmh, setali tiga uang dengan kondisi desa-desa di sekitar hutan. Juga, passion yang sama kudapatkan ketika aku mulai kembali menekuni kegiatan di Working Group Pemberdayaan, mengintensifkan jaringan untuk advokasi dan pemberdayaan dengan beberapa pihak.

Staf RLPS, Dephut, Agustus 2007)

Kegiatan Evaluasi Hutan Kemasyarakatan di Lombok, NTB (Foto: Staf RLPS, Dephut, Agustus 2007)

Di rumah, anak-anak terlihat makin lucu dan menyenangkan. Rama sibuk bergaya di depan kamera dan minta difoto, saat beberapa kali di rumah aku menyempatkan diri mengambil foto anggrek-anggrek yang sedang bermekaran. Ungu keputihan, merah jambi, putih, ungu lagi, besar dan kecil, hybrid maupun alami. Semua berbaur. Lalu aku takjub melihat Ara yang tumbuh begitu cepat dan lincah, duduk dengan rambut panjangnya asyik menekuni bacaannya. Juga, aku begitu terpesona melihat sifat cuek Alif dengan setumpuk buku, yang sesaat kemudian dia pindah duduk mengetik cerita bersambungnya atau mengutak atik game di komputer.

Sibuk kembali menata hidupku sesudah menginjak tempat di mana aku akan tetap selalu berada, membuatku merasa bersyukur, walau tidak disangkal ada satu dua yang mengganjal di batin, tentang kerjaan dan beberapa hal. Jika aku tidak sesekali melihat ke bawah, aku bisa menyangka sebagai orang yang paling sial jika menghadapi ganjalan. Demikian juga, jika aku sesekali tidak mendongak, sulit kutahu kalau ada yang lebih atas dan lebih banyak memiliki dibandingkan aku. Dagu tegakku lebih membuatku nyaman pada diri, membuatku tetap bisa fleksibel melihat ke atas ke bawah. Dan ini yang membuatku tetap bersemangat menjalani hidup. Itulah hidupku di awal Juli. Penuh warna dan, umumnya ceria.

Swary Utami Dewi, Juli 2008)

Seminar Nasional M. Natsir 15 Juli 2008 (Foto: Swary Utami Dewi, Juli 2008)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: